• 34ºc, Sunny
  • Tuesday, 18th June, 2019

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Rusia



photo

JAKARTA, 17 APRIL 2026 – Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama investasi jangka panjang dengan Rusia di sektor energi, termasuk pembangunan infrastruktur strategis seperti kilang dan fasilitas penyimpanan (storage). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Prabowo Subianto dan Vladimir Putin di Moskow pada awal pekan ini.

Menurutnya, Rusia menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam pembangunan sejumlah infrastruktur energi penting guna meningkatkan cadangan serta ketahanan energi Indonesia.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga tengah membahas skema investasi yang akan masuk, khususnya pada proyek kilang dan fasilitas penyimpanan yang dinilai memiliki nilai strategis tinggi. Namun, finalisasi kerja sama tersebut masih memerlukan beberapa tahap pembahasan lanjutan antara kedua negara.

Bahlil menjelaskan, kerja sama ini dirancang dalam skema jangka panjang, baik melalui mekanisme antar pemerintah (government to government/G2G) maupun antar pelaku usaha (business to business/B2B).

Langkah membuka peluang investasi dari Rusia ini juga menjadi bagian dari strategi diversifikasi sumber energi nasional di tengah dinamika global. Pemerintah berupaya memperkuat pasokan energi sekaligus mendorong pembangunan sektor energi yang berkelanjutan.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa kerja sama ini tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif, termasuk dalam kebijakan ekonomi dan investasi, dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional.

Dengan pendekatan tersebut, Indonesia berupaya menjaga fleksibilitas dalam menjalin kemitraan internasional sekaligus memastikan manfaat optimal bagi perekonomian domestik.