Iran Berpotensi Raup 15 Miliar Dolar dari Selat Hormuz
Teheran, Jumat 17 April 2026- Iran memperkirakan dapat meraup pendapatan hingga US$15 miliar dari apa yang disebutnya “pengelolaan” Selat Hormuz, seperti dilaporkan Kantor berita semi-resmi Teheran, ISNA
Mengutip pernyataan salah seorang anggota presidium parlemen, ISNA mewartakan bahwa RUU itu akan mengatur pengelolaan Selat Homuz termasuk rencana pengenaan biaya bagi kapal yang hendak melintas
Anggota presidium mengungkap jika rancangan itu juga bertujuan untuk memperkuat mata uang rial, dimana setiap setiap kapal yang melintas Selat Hormuz wajib membayar biaya transit melalui kantor perwakilan atau sistem perbankan Iran
Sebelumnya pada awal April, media lokal melaporkan bahwa parlemen dan Komite Keamanan Nasional Iran menyetujui RUU yang mengatur tata kelola Selat Hormuz
baca juga: Iran Bakal Luncurkan Aturan Baru Lintasi Selat Hormuz, Negara Musuh Dilarang Lewat
RUU itu mencakup kewajiban pembayaran biaya lintasan dalam mata uang Iran (Rial), larangan transit bagi AS dan Israel, dan pembatasan terhadap negara-negara yang terlibat dalam sanksi sepihak terhadap Iran
